Tren arsitektur rumah tinggal terus mengalami perkembangan. Setiap desain memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Bahkan, setiap negara pun memiliki tren dekorasi rumah yang berbeda. Di antara sekian banyak desain yang ada, desain rumah klasik seolah tak pernah ketinggalan zaman. Meskipun banyak desain lain bermunculan, desain rumah klasik tetap diminati.
Sebenarnya, arsitektur rumah klasik itu sendiri masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah beberapa contoh desain rumah bergaya klasik dari berbagai negara
Rumah Klasik Bergaya India
Jika rumah klasik pada umumnya memiliki warna lembut dan polos, rumah klasik bergaya India lebih menonjolkan warna-warna cerah dengan motif yang menarik. Rumah tersebut mengusung konsep yang menonjolkan suasana mewah dan elegan khas India. Rumah klasik di India umumnya dihiasi dengan berbagai pernak-pernik dekorasi rumah yang mewah, di antaranya benang berwarna emas, beberapa kristal, serta guci.
Karena India termasuk wilayah dengan iklim tropis, rumah klasik di sana lebih mengutamakan kesejukan dengan ciri khas langit-langit yang tinggi. Ciri khas lainnya dari rumah klasik bergaya India adalah penggunaan ventilasi yang lebih banyak daripada jendela.
Rumah Klasik Bergaya Kolonial Amerika
Ciri khas arsitektur rumah mewah bergaya Kolonial Amerika klasik umumnya menonjolkan penggunaan furnitur kayu dan hiasan dinding yang diterapkan hampir di seluruh ruangan. Desain interior rumah tersebut menonjolkan kesan formal serta penggunaan kayu halus seperti ceri, kenari, dan mahoni sebagai bahan furnitur. Biasanya, rumah klasik tersebut juga dihiasi dengan berbagai jenis kain seperti beludru, permadani, atau brokat. Sedangkan untuk pencahayaan dan perlengkapannya, rumah ini menggunakan kuningan dan besi.
Rumah Klasik Megah Bergaya Prancis
Rumah klasik bergaya Prancis identik dengan gaya dekorasi yang elegan dan perabotan mewah di setiap ruangan. Perabotan di dalam rumah tersebut biasanya berupa barang antik bergaya kerajaan Prancis. Selain itu, terdapat pula hiasan bunga di setiap ruangan rumah klasik model seperti ini.
Hampir sama dengan desain rumah bergaya Eropa Barat, rumah klasik bergaya Prancis juga identik dengan jumlah jendela yang cukup banyak. Biasanya terdapat sekitar 6 jendela yang dipasang di sisi dinding rumah. Sedangkan 2 jendela lainnya dibuat berukuran besar di bagian depan rumah.
Rumah Klasik Maroko
Ciri khas interior rumah klasik Maroko adalah dominasi warna-warna khas Timur Tengah. Teknik dekorasi ini merupakan salah satu ciri khas sekaligus keunikan gaya desain hunian klasik Maroko. Warna oranye kemerahan, aksen emas, hijau dan biru, kuning keperakan, serta cokelat muda menciptakan suasana tropis di dalam ruangan.
Biasanya, desain rumah satu lantai bergaya Maroko juga menampilkan tanaman eksotis, dinding bertekstur, dan ubin terakota. Semua elemen tersebut menghadirkan suasana yang berbeda. Selain itu, rumah klasik bergaya Maroko juga menggunakan bahan besi tempa dan kayu untuk perabotan serta beberapa aksesori yang menghiasi interiornya.
Rumah Klasik Bergaya Jepang
Rumah klasik bergaya Jepang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan rumah klasik pada umumnya. Rumah klasik ini cocok untuk arsitektur rumah mungil yang mewah. Bahan yang cukup mendominasi adalah bambu dan kayu. Rumah klasik dengan desain ini biasanya memiliki sejumlah elemen penting yang harus dimasukkan sebagai elemen interior. Elemen pertama adalah pintu geser kaca maupun jendela-jendela besar untuk memberikan pemandangan ke luar ruangan.
Adanya pintu geser memungkinkan interior dan eksterior rumah tersebut menyatu satu sama lain. Ciri khas dan karakteristik desain interior bergaya Jepang juga diterapkan pada arsitektur rumah minimalis modern dan desain interior Zen. Penggunaan perabotan yang tepat membuat ruang hunian tidak terkesan berantakan dan sempit. Selain itu, biaya arsitektur rumah minimalis dengan sentuhan klasik Jepang juga tidak sebesar rumah bergaya klasik lainnya