Arsitek biasanya disamakan dengan tukang gambar atau perancang bangunan. Padahal, jasa arsitek sebenarnya terdiri dari beberapa jenis dengan bidang pekerjaan dan spesialisasi masing – masing. Jadi setiap arsitek mempunyai keahlian khusus yang lebih menonjol dibandingkan arsitek yang lain. Seorang arsitek bekerja di berbagai ruang lingkup mulai dari merancang sebuah ruangan di dalam bangunan hingga merancang dan menata keseluruhan kota.

Dengan kata lain, arsitek bertugas merancang, merencanakan, dan mengawasi pembangunan secara menyeluruh sampai semuanya terimplementasi. Kemampuan perancangan, pengetahuan, dan intuisi artistik dari seorang arsitek membuat arsitek dituntut untuk mampu menjalani berbagai bidang pekerjaan selain membuat rancangan bangunan seperti desain produk, desain grafik, dan bahkan desain game.

Secara umum, arsitek memiliki kemampuan untuk melakukan keseluruhan model perancangan dan ada yang hanya fokus pada satu bidang rancangan. Jika Anda saat ini sedang mencari jasa arsitek, sebaiknya kenali lebih dulu apa saja jenis jasa desain arsitek yang ada. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya

Arsitek Rumah Hunian

Ketika Anda melihat perumahan, model bangunan yang digunakan sepertinya terlihat selalu sama atau mirip. Hal ini karena arsitek lebih fokus pada standarisasi, peraturan pemerintah, dan pencapaian target pasar. Tetapi beberapa lingkungan perumahan khususnya yang model cluster tetap memprioritaskan estetika arsitektur untuk memperoleh pangsa pasar berbeda. Tetapi pemilik rumah biasanya memilih arsitek sendiri dengan harga jasa arsitek yang berbeda.

Dari sanalah seorang arsitek rumah hunian dapat menyalurkan keahlian dan ide – idenya. Dalam hal ini, arsitek akan berurusan dengan para pemilik rumah yang ingin agar rumah mereka didesain secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Harga jasa arsitek rumah biasanya nanti disesuaikan dengan kontrak kerja antara arsitek dengan klien.

Sama seperti arsitek jenis lain, arsitek rumah tinggal akan memulai dari tahap pengenalan kebutuhan klien, menyimpulkan konsep, membuat desain awal, gambar kerja, dan melakukan pengawasan pembangunan untuk memastikan bangunan yang dibuat sesuai dengan desain. Arsitek juga akan menghitung biaya tenaga, kebutuhan bahan, dan waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan proyek.

Arsitek Bangunan Komersial

Bangunan dikatakan baik ketika bangunan tersebut memiliki estetika tetapi juga tetap memenuhi fungsinya dengan baik. Rancangan bangunan publik atau bangunan komersial dikatakan berhasil ketika mampu mengalirkan sirkulasi pengunjung sehingga ruang - ruang di dalamnya memiliki kesempatan jual terbaik.

Contohnya, desain pusat perbelanjaan yang baik harus mengarahkan konsumen agar memudahkan mereka mengakses semua kebutuhan. Keahlian desain arsitek pada profesi ini harus diimbangi dengan keahlian di bidang lain misalnya mekanikal elektrikal, konstruksi, dan kemampuan artistik untuk memikat para pengunjung. Selain itu, arsitek juga perlu memiliki pengetahuan mengenai persyaratan bangunan, keselamatan gedung, dan kemampuan untuk menganalisa waktu dan biaya.

Desainer Interior

Mendesain dan mempercantik ruangan atau interior sebuah kantor, rumah, atau restoran memerlukan intuisi artistik dan pengetahuan tentang teknis pelaksanaannya. Arsitek yang berprofesi sebagai desainer interior memiliki keahlian khusus dan pengetahuan mengenai jenis kain, bahan, desain furniture, dan warna. Jasa arsitek lain mungkin akan mengerjakan desain bangunan secara menyeluruh tetapi memerlukan bantuan desainer interior untuk mengerjakan setiap detail desain ruangan. Tetapi, ada pula beberapa arsitek yang dapat merancang bangunan keseluruhan sampai detail setiap ruangan.

Arsitek Bangunan Hijau

Terjadinya perubahan iklim yang ekstrim di berbagai belahan dunia serta kebutuhan energi alternatif menjadi alasan utama pentingnya kehadiran arsitek bangunan hijau. Green Architect atau arsitek bangunan hijau berperan untuk mendesain bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Para arsitek tersebut terus berupaya untuk menemukan metode yang efektif, inovatif, dan unik untuk meminimalisir dampak negatif bangunan pada lingkungan serta mengoptimalkan peran bangunan untuk lingkungan di sekitarnya,

Seorang arsitek bangunan hijau perlu memiliki keahlian khusus tentang pengetahuan aerodinamis, kemampuan mendaur ulang, pergerakan matahari dan bayangannya, dan berbagai material yang ramah lingkungan serta hemat energi.

Arsitek Lanskap

Arsitek lanskap atau taman lebih memfokuskan karya mereka di luar ruangan seperti kebun, taman, kampus. Lingkungan perumahan, dan luar ruangan area publik. Tujuan utama desain arsitek lanskap adalah membuat luar ruangan efisien dan terhubung secara harmonis dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Arsitek tersebut menentukan tata letak gedung, patung, jalur pejalan kaki, dan berbagai hal lainnya agar terintegrasi secara keseluruhan dalam tapak dengan lingkungan di sekitar tapak.

Selain itu, arsitek lanskap juga menentukan jenis bahan untuk area pejalan kaki, jenis semak dan pohon untuk area hijau. Untuk itu, arsitek harus memiliki pengetahuan yang luas mengenai berbagai macam tanaman dan material yang sesuai dengan iklim tempat yang akan menggunakannya sehingga dapat menjalankan fungsinya secara optimal.

Arsitek Urban

Jasa desain arsitek urban berhubungan dengan arsitektur bangunan, bangunan hijau, dan desain lanskap. Perancangan urban meliputi desain skala besar di lingkungan perkantoran dan perumahan. Arsitek urban memiliki tugas mengelompokkan bangunan, membuat titik temu di lingkungan, hubungan antar jalan, dan jalur jalan. Arsitek tersebut mengatur alur pergerakan di lingkungan dan kota supaya lebih teratur, fungsional, rapi, dan nyaman.

Seorang arsitek urban memiliki kemampuan mendesain sebuah kota atau lingkungan mulai dari awal hingga akhir maupun merombak lingkungan yang ada. Masalah yang dihadapi oleh arsitek urban pun lebih luas meliputi masalah politik, ekonomi, dan sosial budaya. Arsitek tersebut juga harus dapat berkomunikasi baik dengan masyarakat selaku klien utama.

Arsitek Kawasan Industri

Untuk mendukung fungsi kawasan industri, arsitek kawasan industri atau industrial architect harus memiliki pengetahuan mengenai proses industri yang akan berlangsung di dalam bangunan yang mereka buat. Mulai dari proses memperoleh bahan baku, pemrosesan, persiapan produksi, hingga tahap packing dan pengiriman barang. Di situlah diperlukan keahlian dan pengetahuan arsitek mengenai berbagai proses industri. Bangunan yang didesain harus berfungsi dengan optimal, didesain secara efektif dengan alur kerja yang efisien dan tepat supaya setiap proses produksi dapat berjalan cepat, tepat, aman, dan lancar.

Demikian beberapa jenis jasa arsitek yang ada saat ini. Dengan spesialisasi masing – masing, biaya yang diperlukan untuk mendapatkan jasa tersebut tentu berbeda-beda. Selain itu, saat ini juga sudah ada standar harga masing – masing sesuai dengan spesialisasinya.

Jasa arsitek rumah juga memiliki spesialisasi masing – masing. Ada jasa yang memfokuskan diri pada desain tertentu, salah satunya adalah rumah bergaya klasik. Rumah gaya klasik saat ini cukup banyak diminati oleh mereka yang mendambakan rumah dengan desain mewah dan elegan. Ciri khas utama dari rumah bergaya klasik adalah memiliki pilar- pilar yang tinggi. Pilar tersebut ada yang menggunakan ornamen dan ada pula yang polos. Memang, biaya jasa arsitek rumah untuk rumah klasik cenderung lebih mahal dibandingkan jasa arsitek rumah minimalis.

Untuk mendapatkan harga terbaik dalam membuat rumah klasik. Anda dapat mencari jasa arsitek dan kontraktor yang saling bekerjasama agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Apalagi proses pembangunan pilar rumah klasik juga tidak mudah, sesuai dengan jenis pilihan yang akan dibuat.

Rumah klasik pada dasarnya memiliki model yang berbeda-beda. Banyak yang sudah mengaplikasikan pilar rumah klasik dengan jenis dan model yang semakin beragam. Selain itu, ada pula jenis pilar rumah dengan model khas romawi kuno yang menampilkan kesan klasik sesungguhnya. Pada dasarnya, penggunaan bentuk dan model pilar tergantung dari Anda masing – masing. Untuk hal ini, penggunaan pilar wajib disesuaikan dengan gaya rumah klasik agar kesan yang dihasilkan lebih harmonis dan cantik. Berikut ini adalah beberapa jenis pilar yang cocok digunakan untuk rumah klasik

Model yang satu ini adalah pilar dengan bentuk yang cukup sederhana. Ciri khas dari pilar tersebut adalah berupa tiang berbentuk lurus halus tanpa dihiasi ornamen maupun bahan pahatan di sekitarnya. Pilar tersebut sangat cocok untuk rumah gaya klasik. Dengan bentuknya yang halus dan tidak ada ornamen, pilar ini menjadi terkesan sangat kuat dan kokoh. Sebenarnya pilar tersebut tidak hanya cocok untuk rumah klasik tetapi juga sangat cocok diaplikasikan untuk bangunan kemiliteran

Jenis pilar ini adalah salah satu pilar yang mengusung konsep ala romawi. Model pilar ini adalah jenis pilar yang memadukan pilar gaya lonic dan conthian di mana kedua pilar tersebut lebih populer disebut sebagai pilar dari Yunani. Meskipun bergaya romawi dan terdapat perpaduan dari yunani, pilar tersebut tetap cocok diaplikasikan untuk bangunan bergaya klasik.

Jenis pilar rumah klasik selanjutnya adalah model pilar berbentuk persegi. Model pilar ini cukup banyak digunakan oleh beberapa orang. Selain proses pembuatannya lebih mudah, pilar rumah ini juga memerlukan biaya yang tidak terlalu besar. Pilar ini biasanya lebih banyak dibuat dari batu bata, semen, dan kayu atau keramik

Model atau jenis pilar selanjutnya adalah bentuk bulat. Bentuk pilar ini adalah salah satu yang paling cocok untuk rumah gaya klasik. Walaupun demikian, pilar ini juga mulai digunakan untuk rumah bergaya minimalis. Pilar berbentuk bulat tersebut akan memberikan kesan yang menarik dan elegan jika diberi warna dan ukiran yang sesuai konsep rumah.